Membuat vas bunga menggunakan blender 3D

Membuat vas bunga menggunakan blender 3D 

 Hello kali ini saya akan memberikan tutorial bagaimana cara membuat vas bunga menggunkan blender 3D. Simak tahapan - tahpannya agar bisa mengetahui secara detail tahapannya :). Inilah tahapan membuat vas bunga menggunakan blender 3D :
1. Buka software blender 3D di komputer atau laptop anda !
Tampilan awal software blender 3D
2. Setelah itu, kita klik disamping kotak yang bertuliskan blender supaya hilang. Tampilannya akan langsung terdapat objek kubus, tetapi kita tidak butuh objek kubus maka kita delete saja ( Klik kanan ) !
Tampilan proses kedua
3. Setelah itu, kita akan menambahkan objek yang akan digunakan untuk membuat vas bunga ( Cylinder ) !
Cara untuk menambahkan objek Cylinder
4. Maka tampilannya akan seperti ini. Kemudian kita ubah dari objek mode menjadi edit mode ( Tab ) agar bisa kita edit !
Cara agar berubah menjadi edit mode
5. Kemudian kita pilih scale manipulator mode !
Pilih scale manipulator mode
6.  Kemudian kita tarik kebawah garis biru agar menjadi pipih !
Tarik garis biru agar objek menjadi pipih
7. Kita ganti menjadi face select mode !
Mengganti menjadi select mode
8. Kita seleksi bagian atas saja satu persatu ( Shift + Klik kiri ) dan pilih kebagian yang akan kita seleksi !
Seleksi bagian atas hingga terseleksi semuanya
9. Jika sudah hasilnya akan seperti ini. Kemudian kita tarik ke atas sambil menekan ( E + Z ) !
Tarik ke atas sambil menekan ( E + Z )
10. Setelah itu kita tekan ( S ) dan tarik keluar seperti ini !
Hasil setelah discale
11. Setelah itu kita tekan ( E + Z ) dan kita tarik ke atas lagi !
Hasil setelah ditarik ke atas
12. Kita lakukan lagi seperti proses 11 !
Tarik keatas sekali lagi ( E + Z )
13. Kemudian jika sudah kita tekan ( S ) dan kita tarik kedalam !
Hasil proses 13
14. Kemudian kita tekan ( E + Z ) dan kita tarik keatas !
Tekan ( E + Z ) untuk membuat bagian selanjutnya
15. Kita tekan ( E + Z ) sekali lagi dan tarik keatas !
Hasil setelah melakukan proses 15
16. Kemudian kita tekan ( S ) dan kita tarik keluar !
Tekan ( S ) untuk mendapatkan hasil seperti diatas 
17. Kemudian kita tekan ( E + Z ) dan kita tarik keatas lagi !
Tekan ( E + Z ) untuk mendapatkan hasil ini
18. Kemudian kita tekan ( E + Z ) kembali dan tarik keatas !
Kita tekan ( E + Z ) untuk mendapatkan bentuk selanjutnya
19. Kemudian kita tekan ( S ) dan kita tarik kedalam !
Hasil dari proses 19
20. Kemudian tekan ( E + Z ) dan kita tarik kebawah untuk mebuat lubang !
Tekan ( E + Z ) dan tarik kebawah untuk mebuat lubang
21. Untuk lebih rapi kita pilih tool Object modifier !
Agar terlihat lebih rapi kita klik tool object modifier
22. Kemudian kita klik dan add modifier dan pilih yang subdivision surface !
Pilih subdivision surface
23. Kita atur viewnya dan pilih sesuka kalian yang menurut kalian terlihat rapi !
Atur viewnya
24. Dan seperti inilah hasilnya
Hasilnya
25. Kita akan memberikan warna. Klik tool material !
Untuk memberi warna klik tool material
26. Klik new dan klik kotak putih dan pilih warna sesuka kalian !
Memilih warna
27. Vas bungapun telah jadi yeyeye :)
Hasil akhir
 Untuk lebih lengkapnya lihat video disini
Share:

Augmented Reality

Augmented Reality

   Augmented Reality ( AR ) atau dalam bahasa indonesia adalah Realitas Tertambah merupakan sebuah teknologi yang menggabungkan benda maya 2D atau 3D ke dalam sebuah lingkungan nyata 3D lalu benda - benda tersebut diproyeksikan dalam waktu nyata. Tidak sama seperti Virtual Reality ( VR ) atau Realitas Maya yang Sepenuhnya menggantikan kenyataan, Realitas tertambah hanya sekadar menambahkan atau melengkapi kenyataan.
   Realitas Tertambah dpat diaplikasikan untuk semua indra termasuk pendengaran, sentuhan, dan penicuman. Selain digunakan di bidang kesehatan, militer, dan industri manufaktur Realitas Tertambah juga diaplikasikan di telepon genggam. Untuk bisa melihat objek maya dalam Realitas Tertambah dibutuhkan bantuan webcam, komputer, HP Android, dan kacamata khusus, sebab User tidak dapat melihat objek dengan mata telanjang.
Contoh Augmented Reality

Metode Augmented Reality

   Metode yang terdapat dalam Augmented Reality saat ini terbagi menjadi 2, yaitu Marker Based Tracking dan Markerless Augmented Reality.

1. Marker Based Tracking

   Marker biasanya merupakan ilustrasi hitam dan putih persegi dengan batas hitam tebal dan background putih. Komputer akan mengenali posisi dan orientasi marker dan menciptakan dunia virtual 3D yaitu titik ( 0,0,0 ) dan tiga sumbu X, Y, Z. Metode ini dikembangkan sejak 1980-an serta padal 1990-an dikembangkan untuk penggunaan Augmented Reality.
Contoh Marker Based Tracking

2. Markerless Augmented Reality

Metode ini merupakan salah satu metode yang saat ini sedang berkembang, dengan metode ini User tidak perlu menggunakan sebuah merker lagi untuk menampilkan elemen - elemen digital. Seperti yang saat ini dikembangkan oleh perusahaan Augmented Reality terbesar, yaitu Total Immersion dan Qualcomm, mereka telah membuat berbagai macam teknik Markerless Tracking sebagai teknologi andalan mereka, seperti Face Tracking, 3D Object Tracking, dan Motion Tracking.
Contoh Markerless Augmented Reality
a. Face Tracking
   Algoritma pada computer terus dikembangkan, hal ini membuat komputer dapat mengenali wajah manusia secara umum dengan cara mengenali posisi mata, hidung, dan mulut manusia, kemudian akan mengabaikan objek-objek lain di sekitarnya seperti pohon, rumah, dan lain – lain.

b. 3D Object Tracking
  Berbeda dengan Face Tracking yang hanya mengenali wajah manusia secara umum, teknik 3D Object Tracking dapat mengenali semua bentuk benda yang ada disekitar, seperti mobil, meja, televisi, dan lain-lain.

c. Motion Tracking
  Komputer dapat menangkap gerakan, Motion Tracking telah mulai digunakan secara ekstensif untuk memproduksi film-film yang mencoba mensimulasikan gerakan.

d. GPS Based Tracking
 Teknik GPS Based Tracking saat ini mulai populer dan banyak dikembangkan pada aplikasi smartphone (iPhone dan Android), dengan memanfaatkan fitur GPS dan kompas yang ada didalam smartphone, aplikasi akan mengambil data dari GPS dan kompas kemudian menampilkannya dalam bentuk arah yang kita inginkan secara realtime, bahkan ada beberapa aplikasi menampikannya dalam bentuk 3D.



Share:

Kunjungan Industri

  Hello, Good day in this day
  Assalamualaikum wr.wb
Kali ini saya akan memposting tentang Kunjungan industri, langsung saja simak ya :)

KUNJUNGAN INDUSTRI

Pengertian Kunjungan Industri

  Kunjungan Industri atau KI merupakan salah satu jenis kegiatan pembelajaran diluar lingkungan sekolah untuk menambah wawasan siswa dimana siswa dapat  melihat langsung bagaimana suasana atau kondisi industri yang sesuai dengan program keahlian atau jurusan masing-masing.

Tujuan Kunjungan Industri

Tujuan kunjungan ada beberapa, anatara lain :

  1. Kunjungan Industri dapat menambah wawasan tentang bidang program keahlian atau jurusan masing- masing siswa.
  2. Dengan kunjungan industri siswa dapat membandingkan pengetahuan di sekolah dengan pengetahuan yang didapat di industri.
  3. Siswa dapat melihat langsung kondisi lapangan dunia industri.
  4. Kunjungan industri dapat menambah semangat bagi siswa agar lebiih giat dalam mendalami kompetensi keahlian bidang masing-masing.
  5. Siswa dapat mengembangkan ide kreatif untuk berkarya sesuia bidang keahlian masing-masing.

  Oh iya untuk tujuan kunjungan industri kalian dapat mencari referensi tempat atau kota yang cocok untuk dijadikan tgempat untuk melakukan kunjungan industri, Seperti karawang, surabaya, Semarang, Bekasi,dll. Dalam memilih tempat kunjungan industri pokoknya tempat tersebut harus bisa menambah wawasan kita tentang program keahlian kita masing-masing. 

  Dalam kunjungan industri juga biasanya terdapat waktu untuk kunjungan wisata sebagai refreshing setelah melakukan kunjungan industri. Mengapa kali ini saya membahas kunjungan industri sebab saya akan melakukan kunjungan industri ke Surabaya-Malang dan saya belum tahu tempat mana yang akan dikunjungi. Jika ada yang mengetahui silakan komen dibawah ya :) oh iya program keahlian saya adalah Multimedia.
Share:

Pengertian E-Book

     Berbicara tentang buku pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita, ya buku merupakan sumber kita untuk belajar, menambah wawasan kita mengenai dunia maupun IPTEK. Seperti yang kita ketahui biasanya Buku berbentuk persegi panjang dan tebal dimana akan membuat kita malas membacanya. Nah karena hal itulah ada sebuah Teknologi yang membuat buku yang tebal itu tadi menjadi sebuah file E-Book. Nah apakah kalian sudah mengetahui apa itu E-Book ?? Ok kali ini saya akan membahas seputar E-Book.

PENGERTIAN E-BOOK

     E-Book ialah singkatan dari Electronic Book yang jika diterjemahkan menjadi buku elektronik. E-Book ini berbentuk softcopy yang bisa dibaca baik melalui komputer, smartphone, serta handphone dengan menggunakan apklikasi pembaca E-Book seperti, Adobe Reader, PDF Reader, EBook Reader, dll. Di dalam E-Book sendiri isinya sama seperti buku pada biasanya yaitu berupa teks & gambar, tetapi tidak jarang ada juga yang berisi audio & video pembelajaran sebagai pelengkap untuk memahami isi buku dengan mudah dan menyenangkan. Macam - Macam format E-Book ialah PDF,TXT,HTML,XML,EPUB,dll. dari berbagai macam format E-Book yang tadi yang sering digunakan ialah PDF sebab file PDF bisa dibaca walaupun dalam keadaan offline sekalipun. Untuk mendapatkan E-Book ada yang gratis dan ada juga yang berbayar.
Contoh E-Book yang dibuka dengan aplikasi pembaca E-Book
FUNGSI E-BOOK

   Biasanya E-Book digunakan sebagai media untuk membaca informasi secara digital melalui perangkat elektronik. Tidak jarang pengguna E-Book juga biasanya orang yang melek teknologi dan menggunakan E-Book sebagai media belajar mereka. Inilah beberapa fungsi E-Book :
1. Sebagai Sarana Mencari Informasi & Belajar
    Dalam E-Book terdapat informasi yang kita butuhkan sama halnya di dalam sebuah buku, tetapi dalam E-Book biasanya kita akan mendapatkan tambahan audio atau video pembelajaran yang kita baca. E-Book juga bisa menjadi solusi jika kita cepat bosan saat belajar melalui buku seperti biasanya.
2. Sebagai Tempat Mengungkapkan Gagasan
    E-Book sangat tepat untuk seseorang yang ingin berbagi ilmu dan gagasannya kepada orang lain. Jadi E-Book bisa kita gunakan sebagai media belajar yang berisi pengetahuan yang kita miliki dan bisa kita sharing ke orang lain melalui internet supaya lebih berguna.

TUJUAN E-BOOK
    Tujuan E-Book seperti yang sudah kita ketahui adalah untuk memudahkan penyebaran informasi dan pembelajaran kepada pembaca. Tujuan E-Book yang lain antara lain :
1. Memudahkan Membuat Buku dan Menghemat Biaya
    E-Book ialah solusi untuk seseorang yang ingin membuat buku tetapi terkendala biaya untuk membuat sebuah buku. Seperti yang kita ketahui pembuatan buku cetak membutuhkan biaya yang terbilang sulit. Tetapi dalam hal ini penulis E-Book harus mebuat format E-Book semenarik mungkin agar layak untuk disebarkan di internet.
2. Memudahkan Proses Penyebaran Informasi
    E-Book bisa kita bagikan ke orang lain melalui berbagai media elektronik seperti Flashdisk. Tetapi kita juga bisa melalui internet yaitu sosial media kalian.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN E-BOOK
Kelebihan :
1. Lebih Ringkas
    Isi E-Book sudah jelas lebih ringkas daripada buku cetak pada umumnya. E-Book juga bisa dibaca kapan saja dan dimana saja tanpa harus membawa buku cetak yang tebal.
2. Lebih Awet
    Karena berbentuk digital jadi otomatis E-Book akan lebih awet dan tahan lama daripada buku cetak.
3. Lebih Murah
    Seperti yang sudah kita singgung diatas pembuatan E-Book lebih murah daripada buku cetak.
3. Ramah Lingkungan 
    Karena bentuknya yang digital itulah yang membuat E-Book ramah lingkungan karena tidak menggunakan tinta seperti yang ada di buku cetak.
Kekurangan :
1. Ukuran Huruf Lebih Kecil
    Bagi pembaca E-Book yang menggunakan smartphone berukuran kecil untuk membuka E-Book maka tulisam didalamnya akan terlihat lebih kecil daripada buku cetak.
2. Tidak Bisa Dipegang
    Memang pada kenyataannya sebagian besar orang lebih suka yang ringkas. Tetapi, beberapa orang lebih suka memegang buku daripada gadget dan ini tidak bisa diberikan oleh E-Book.
3. Membuat Mata Lelah
   Karena kita tahu jika berlama-lama didepan media elektronik seperti smartphone dan laptop itu tidak baik dan bisa menyebabkan mata minus, dan itulah kelemahan E-Book.

Karena itulah kita menyimpulkan bahwa E-Book sangat cocok bagi seseorang yang cepat bosan dengan buku cetak biasa untuk media belajar. E-Book bisa digunakan saat literasi jika kita tidak ingin membawa buku cetak yang tebal, tetapi kita juga harus mengerti waktu agar kita terhindar dari mata minus karena terlalu lama membaca E-Book.
Share:

Pengertian Animasi 3 Dimensi

1. PENGERTIAN ANIMASI 3 DIMENSI

      Animasi 3d adalah suatu penciptaan ruang gambar bergerak dalam ruang digital dimensi. Hal tersebut dilakukan dengan cara membuat frame yang mensimulasikan masing - masing gambar, difilmkan menggunakan kamera virtual, dan outputnya atau hasilnya merupakan sebuah video yang sudah di-rendering atau Realtime. Jika bertujuan untuk membuat sebuah game, animasi 3d biasanya ditampilkan dengan kecepatan lebih dari 24 frame per detik. Contoh Animasi 3d ialah Despicable Me, Finding Nemo, Toy Story, dll.
Kartun Despicable Me yang merupakan animasi 3d
2. KONSEP ANIMASI 3 DIMENSI

     Konsep animasi 3 dimensi sendiri ialah sebuah model yang memiliki bentuk, volume, serta ruang. Animasi 3d merupakan jantung dari game dan juga virtual reality, tetapi animasi 3d juga sering digunakan dalam presentasi grafis untuk menambahkan efek visual atau film. 
     Konsep 3d seperti yang sudah saya sebutkan diatas, yaitu obejek 3d memiliki bentuk, volume, serta ruang. Sehingga objek ini memiliki koordinat X, Y, dan Z. Berbeda dengan animasi 2d yang hanya dapat digerakkan kedua arah, yaitu Kanan - Kiri ( X ) serta Atas - Bawah ( Y ). Animasi 3d dapat digerakkan ketiga arah yaitu Kanan - Kiri ( X ), Atas - Bawah ( Y ), dan juga Depan - Belakang ( Z ).
Contoh gambar perbedaan animasi 2d dan 3d
     Pada umumnya objek 3d memiliki sub objek yang berupa elemen - elemen pembentuk objek tersebut, yaitu Vertex, Edge, dan Face. Vertex merupakan titik yang terletak pada kooordinat X, Y, dan Z. Jika dua Vertex digabungkan maka akan menghasilkan Edge. Jika 3 Vertex dan Edge yang terbentuk dalam bidang permukaan yang berupa kurva tutup maka akan menghasilkan Face, Sedangkan kumpulan dari Vertex, Edge, dan Face akan membentuk suatu objek utuh itulah yang disebut Mesh.

3. JENIS PERMODELAN 3 DIMENSI

    Permodelan dalam animasi 3 dimensi dibedakan menjadi dua, yaitu Hardsurface dan Organic. Model Hardsurface merupakan segala bentuk objek yang diciptakan atau dikonstruksi manusia, seperti arsitektur, kendaraan, robot, dan mesin yang lainnya. 
Contoh model Hardsurface dalam animasi 3d
Model Organic merupakan subjek yang sudah ada secara alami di alam, seperti hewan, tumbuhan, batu, awan, petir, dan lain - lain. 
Contoh model Organic dalam animasi 3d
4. FASE DASAR PEMBUATAN ANIMASI 3 DIMENSI
    Modelling : Suatu proses menyusun bentuk dari sebuah objek dengan membuat kontur yang luas dan struktur dari objek 3d dan adegan.
    Animation : Suatu proses yang mendefinisikan perpindahan objek.
    Rendering : Proses mengeneralisasi sebuah gambar dari sebuah model dengan memberikan atribut objek seperti warna, tekstur permukaan, dan kdar transparansi dengan menggunakan program komputer. 

5. PROSES PEMBUATAN ANIMASI 3 DIMENSI
    Modeling adalah proses pembuatan model objek dalam bentuk 3D di komputer. Model bisa berupa karakter (makhluk hidup), seperti manusia, hewan, atau tumbuhan, atau berupa benda mati, seperti rumah, mobil, peralatan, dan lain-lain. Model harus dibuat dengan detail dan sesuai dengan ukuran dan skala pada sktesa desain/model yang telah ditentukan sebelumnya sehingga objek model akan tampak ideal dan proporsional untuk dilihat.
Contoh pembuatan model animasi

    Texturing adalah suatu proses pembuatan dan pemberian warna dan material (texture) pada objek yang telah dimodelkan sebelumnya sehingga akan tampak suatu kesan yang nyata. Pemberian material atau texture pada objek 3D akan mendefinisikan rupa dan jenis bahan dari objek 3D tersebut. Material atau texture dapat berupa foto atau gambar yang dibuat dengan aplikasi software 3D, seperti 3ds max, Maya, dan lain-lain, atau bisa juga  dengan bantuan software digital imaging, seperti photoshop, photoPaint, atau Gimp.
Contoh Texturing Animasi 

    Rigging adalah proses pembuatan tulang pada sebuah objek.
Contoh Rigging

    Lighting adalah proses pembuatan dan pemberian cahaya terhadap model sehingga akan diperoleh kesan visual yang realistis karena terdapat kesan kedalaman ruang dan pembayangan (Shadow) objek. Tanpa adanya lighting, maka objek 3D anda menjadi tidak menarik dan juga tidak realistis ( Nyata ). 
Contoh Lighting Animasi 
Untuk kalian yang belum mengetahui apa saja prinsip animasi silakan klik disini
Share:

Translate

Selamat Datang Di Fajar Setyawan Blog Terima Kasih Telah Berkunjung :)

Popular Posts

Powered By Blogger

Kontak Saya

Name

Email *

Message *